penggemarmu

untuk yang teristimewa,

surat ini aku kirimkan dengan perasaan damai membayangkan wajahmu yang cute, senyummu yang lucu dengan gaya yang bersahaja. kamu adalah partnerku dalam #duahati tapi kini tidak ada lagi selain tetap kamu yang aku kirimkan surat ini karena kamu memenuhi kriteria selebtwit bagi diriku.
syarat selebtwit menurut @poscinta adalah seseorang yang dianggap baik dan menginspirasi didalam twitter. Dan kalau bisa aku tambahkan syaratnya adalah seseorang yang kita kenal dong, kalau gak kenal jadi surat kaleng ntar hehehe…
Jadi tentu selalu kamu yang memenuhi kriteria ini. Kamu baik dan aku selalu mengetahuinya. Kamu sangat menginspirasi. Seseorang yang bisa memaksa aku untuk menggunakan twitter. aku mulai sering bermain twitter karena dirimu, untuk melihat dan mengetahui seluruh aktifitas dirimu. Kamu juga yang mengajarkan aku untuk mempunyai blog, kamu mengatakan disana kita bisa menulis semua kejadian atau menggores kata-kata baik pahit dan manis, kamu akan mengenangnya disana suatu waktu nanti. Layaknya diary, aku akan menyimpanmu sampai kapanpun. Kitapun sempat membuat blog bersama, khusus menceritakan cerita-cerita tentang kita, so sweet…
Aku adalah penggemarmu, ingat gak kamu waktu beberapa bulan sejak perkenalan kita… aku selalu memberitahumu bahwa aku ngefans sama kamu, aku penggemar berat kamu. Dan kamu saat itu selalu mengatakan kalau aku hanya menggoda dirimu. Hmm, aku selalu menjadi fans nomor satu buat kamu deh pokoknya.
Tidak bisa di pungkiri, kaulah selebtwit, seseorang yang bisa mempengaruhi diriku.

Untuk kamu lolyta,
meloveyou…

Orang ketiga pertama

Aku berjalan dengan lunglai setelah dua jam menemani Rina berbelanja untuk keperluan pesta ulang tahun adiknya yang masih SMP. Rina adalah teman kuliahku yang paling dekat. Sudah dua tahun kami bersahabat, kadang banyak teman-teman beranggapan bahwa kami pacaran. Padahal tidak, sama sekali tidak. Aku sendiri tidak tahu kenapa kita begitu dekat. Bahkan kita pernah berkomitmen untuk tidak saling jatuh cinta demi persahabatan ini. Alasan yang klise mungkin, tapi entah kenapa aku tidak merasa deg deg kan ala orang kasmaran jika bersama dirinya. Tapi entahlah… kadang cinta penuh jebakan penuh keanehan.

Kini aku baru beberapa minggu berpacaran sama anak Fakultas tetangga. Anaknya manis namanya Emi. Cuma masalahnya, dalam waktu yang masih sesingkat ini saja sudah banyak perbedaan prinsip yang terjadi. Akibatnya berantem dan kini diam-diaman sejak tadi malam. Rina adalah tempat terbaik buat ku mengadu.

“Jadi kamu mau gimana las?” Rina bertanya padaku dengan panggilan las, karena dia suka mengataiku pemalas.

“Aku maunya kamu saja” candaku menggodanya.

“Alahh gak mungkin ya las… kamu itu geblek yaa!” sambil minum teh botol di warung, Rina mengomel padaku.

“Aku sudah give up sepertinya rin, mungkin besok aku akhiri saja” terangku sambil mengambil teh botol yang diberikan Rina.

“ini pacaran kamu yang ke empat kan? tanyanya serius pada diriku.

“Huss..Kamu itu orang ketiga pertama yang mengatakan ini setelah Rido, Dede dan Sita tadi siang” .

“Mengerti?” tegasku pada Rina.

“Aneh… Orang ketiga pertama? Maksudnya?” tanyanya kebingungan.

“Aku benci angka empat. Setelah ketiga pertama terus langsung ke lima ntar dan aku harap kamu bersedia.” terang diriku.

“Bersedia apa?”

“Idih.. maunya!!” ledek Rina. Kemudian beranjak lari meninggalkan
diriku beserta barang-barang belanjaannya.

Surat untuk masa lau

hai lentik bola matamu… indah disayang bermata sahdu, sudikah kiranya kau canda diriku, menyejukkan hati menusuk kalbu.

Kamu tentunya yang menawan hati ini janganlah suka merendah diri. Lihatlah pesonamu.. semua memandang takjub melirik dirimu. Berjalan berlenggok menyusuri taman, mata memandang menebar pesona, tiada lelaki yang sanggup membisu, tertawa dan bergumam sendiri menyaksikan dirimu.

Kamulah pemenangnya, juara satu menaklukkan diriku. Sosok angkuh berwajah lusuh menyerah memohon pasrah padamu. Dahulu ku tak sadar aku jumawa, didepan orang aku tak kalah, di depan orang aku perkasa, didepan orang aku bisa gila. Tapi tidak di depanmu… di depanmu aku resah, di depanmu aku kalah, aku gundah.

Sayang, itu pujian teruntuk dirimu yang sudah membangunkan aku dari keterpurukan. Hatimu yang begitu halus dikasih Tuhan bersamaan fisik sempurna bagai dewi. Dewi yang menolong diriku dari hina kotor kehidupan.

Istirahatlah kau dalam keseharian, aku kan menjagamu dari deru debu mata-mata jalang yang ingin merenggutmu. Aku akan menjadikan diriku tameng agar dirimu merasa aman. Kau tidak perlu takut kini, aku ada bersamamu.

Kini kau sudah tidur dalam kesendirian, nyenyak tidurmu tak terdengar nafasmu. Terbujur kaku tersunggingkan senyumanmu. Kau lah cerita lamaku, kini hanya bisa membayangkan kenangan, yang tidak akan hilang dalam ingatan.

Dalam tidurku ku kenang dirimu, dalam bangunku wajahmu terngiang jalas di pelupuk mata…

Jelas sudah… selamat tinggal kasih… untuk kisah masa lalu…

tds

LDR

dear adikku…

hei apa kabar, baru aja beberapa saat yang lalu kita bbm an, sekarang kakak malah buat surat untuk adik. sebenarnya kakak sudah tahu kalau kabar adik baik-baik aja, kan barusan bbman hehehe, karena nanya kabar kan wajib dalam tulisan surat.

Kangenlah.. kangen megang tangan adik… keringatan tau waktu itu pertama kali kita bergenggaman tangan… ingat?

padahal kan hanya hanya pegangan tangan yaa… Hmm kita memang sulit bertemu, tapi yakinlah seperjalanan waktu beberapa masalah akan terselesaikan dengan sendirinya secara langsung ataupun tidak. sementara ini mahu tidak mahu kita hanya bisa seperti ini saja. Bertemu disaat kakak sudah pulang, dan bersabar untuk kelangsungan cerita kita.

ingat film yg pertama kali kita tonton?
Ya film my sister’s keeper… Film sedih yg menceritakan penderitaan seorang anak yg mengidap penyakit leukimia, tapi mempunyai seorang kakak yang baik hati dan.penyayang yang selalu menjaganya sampai akhir hidupnya. Cerita sedih memang, tapi kakak bahagia bisa menonton bersama adik, walau nontonnya hanya di televisi dan adik nontonnya di rumah adik, kalau kakak nontonnya dirumah kakak. Kita saling komentar sepanjang film diputar melalui BBM hehehe…so sweet…

kakak percaya dengan yang sedang terjadi, kakak mengerti kondisi ketidakbisaan adik… so kita tetap berjalan seperti ini. Menunggu bulan bersinar terang menanti bintang cemerlang, kakak akan menunggu saat-saat nanti kita bisa bersama keluar bermain bersama di tanah lapang, atau berjalan disepanjang pantai, atau berceloteh sampai sunset menghilang. ini saja mimpi kakak itu, mungkin simple bagi orang lain tapi sangat berarti bagi kakak.

adik soon reply surat kakak yaa..

meloveyou

7361

Pukul 2 Dini Hari

“Kamu sepertinya sudah tidak serius lagi, ndi” katanya kepadaku. Maya meneteskan air matanya untuk yang kesekian kali di hadapanku. Aku terdiam, tidak sepatah katapun keluar dari mulutku.

“Apa sih mau kamu?” terusnya.

“kamu dong yang buat keputusan kalau hubungan kita mau diapakan?”, sambungnya sambil memainkan sedotan minuman yang dia sediakan buat diriku.
Malam sudah larut, suasana yang tadi fun kok mendadak mendung. Angin cukup lumayan untuk membuat tanganku kedinginan karena hanya menggunakan kemeja lengan pendek bergaris. Kami duduk berhadapan di kursi meja mungil didepan teras rumahnya. Lampu teras sengaja dimatikan agar tidak terlalu menarik perhatian dari orang-orang yang lewat di depan rumah. Entah mimpi apa aku hari ini, disaat sedang di kejar-kejar kerjaan yang numpuk, kini urusan asmara berasa diujung tanduk.

“Please deh, may… “ mohonku pada dirinya.

“Aku nggak setuju kalau kita udahan”

“Katamu kamu ngerti dengan kondisi aku. tapi kenyataannya? kamu nggak…”

“Maafkan aku kalau waktu aku buat kamu itu sedikit”

“Tapi kan aku masih tetap ngabarin kamu..” kataku membela diri.

“Please deh may, sabar ya menghadapi ini, aku masih berusaha”

“Ok, begini saja… Aku janji akan jemput kamu setiap pulang kerja ya?” pujukku pada dirinya.

“Andiii… janji yang seperti ini sudah beberapa kali kamu bilang kok” dalihnya sambil menyedot minuman yang sebenarnya minumanku.

“Aku sudah tidak sabar dengan kondisi ini ndi..”

“Aku capek” keluhnya

“Aku mau malam ini kita tuntaskan semuanya ya…” vonisnya kepada diriku.

Aku kaget, aku tidak yakin kalau maya yang mengatakan ini semua. Aku selalu tahu siapa maya dan bagaimana dia. Sifat dan karakternya aku tahu persis. Kami sudah pacaran sudah hampir 4 tahun. Dia tidak pernah seagresif ini. Dia selalu sabar dalam menghadapi keadaan sesulit apapun. Tapi kini, aku sadar kalau semua orang akan berubah, termasuk maya tentu bisa berubah, mungkin aku juga bisa berubah. Tapi bagiku, cintaku pada dirinya tidak mungkin bisa hilang.

Sebenarnya keanehan sudah aku rasakan sejak seminggu belakangan ini. Walaupun aku jarang bertemu dengannya tapi aku selalu rajin kirim BBM mengabarkan diriku atau sekadar mengingatkan sarapan atau makan siang setiap harinya.
Kemarin aku masih bertemu dengannya walau sebentar. Dia minta tolong untuk menginstallkan aplikasi Whatsapp. tapi aku mengatakan kalau Blackberry miliknya ini aku bawa saja agar aku bisa install di kantor sore. Karena aku sedang terburu-buru dan aku janji mengembalikan hari ini.

“Baiklah may, kalau memang kamu sudah capek sama aku” suaraku memecahkan keheningan.

“tapi aku tidak akan mau memutuskanmu”

“Belum… karena aku belum yakin kalau aku harus memutuskanmu” putusku dalam malam yang sudah semakin larut. Dia diam tidak menjawab apapun.

“Ok aku pulang sekarang” kataku kecewa, melihat dia terdiam tidak megucapkan apa-apa, air yang belum aku minum pun sudah tinggal sepertiganya.

Aku mulai beranjak keluar menuju ke motorku. Aku melihat dia masih terdiam melihat lantai dan tidak melihat kepergianku. Aku pergi meninggalkannya pada malam dinihari ini dengan hati yang sendu.
Kupacu motorku dengan kecepatan tinggi.Jalanan sudah mulai sepi hanya satu dua kendaraan yang lewat. Angin dingin begitu menusuk menyerap kedalam tubuh. Makin kupacu motorku pada jalan yang lurus ini. Tiba-tiba Blackberry kubergetar kurasakan di dalam saku celana, ada pesan masuk. Aku berhenti, aku yakin pasti BBM dari maya, mungkin dia ingin meminta maaf kejadian yang terjadi barusan. Aku berhenti dalam kegelapan malam, aku mengeluarkan HPku. Aku lihat jam di HP Blackberry ini, pas Pukul Dua Dini Hari. Setelah aku melihat, ternyata bukan pesan BBM yang masuk, tapi sebuah email. Email forward dari BBM maya. Aku tanpa sengaja iseng menginstall sebuah applikasi SPY pada Blackberry miliknya kemarin. Aku buka email itu…

.CuteMaya..:
Hi beb…udah bobo?
.CuteMaya..:
Masa jam gini udah lelap 😛
edoo:
Sayang.. aku masih nungguin berita dari kamu kok
.CuteMaya..:
Sudah kamu bobo aja sekarang, besok jemput aku kerja yaa :*
Edoo :
Keputusannya?
.CuteMaya..:
Beress, mission accomplished
.CuteMaya.:
Aku janjiin kamu, andi gak akan datang lagi ke rumahku
.CuteMaya..:
Aku milikmu deh :*:*:*
.Edoo..:
yeahh…
.CuteMaya..:
Udah sekarang kamu bobo ya beb
Edoo :
Ok ok… aku bobo ya, kamu juga, kita bobo bareng 😉
.CuteMaya..:
Aku happy loh bangeett… bobo yaa.. good night beb :*
.Edoo:
Good Night sayang… :*

Hujan pun mulai turun dengan derasnya, membasahi tubuhku. Aku tidak perlu berlindung dari hujan ini. Aku tatap langit, ku buka mulutku, ku basahi tenggorokanku yang memang haus dari tadi…
“ahh.. air hujan tidak pernah senikmat ini..” gumamku.

Kenalan yuk…

Aku tertatih-tatih berjalan menyusuri semak-semak belukar, berbagai macam jenis padang ilalang menyayat kulit kaki dan tanganku, aku masih tetap harus berjalan mencari pertolongan. Baju yang ku kenakan sudah tidak beraturan, bercampur keringat dan lumpur sungai. Rambut sebahuku yang selalu terawat kini basah lengket dan bau. Air mataku sudah kering, sudah tidak ada lagi air mata, kini berganti dengan keringat dingin ketakutan. Aku harus segera melewati rawa ini sampai ke ujungnya agar bisa menggapai jalanan raya di atas sana , berharap akan ada pertolongan, semoga ada mobil yang lewat nanti .
Dengan susah-payah akhirnya aku bisa menggapai pinggiran aspal. Malam masih larut, untung bulan bersinar dengan terang, cukup untuk melihat sedikit di kejauhan. Masih belum ada tanda-tanda mobil atau motor yang akan lewat. Di kedua ujung jalan masih gelap tanpa ada penerangan lampu jalan. Suasana masih sunyi, hanya terdengar deru nafasku yang memburu, suara jangkrik, dan satu-dua longlongan anjing dikejauhan sana .

“Bangsat. terkutuklah orang itu”, gumamku dalam hati mengingat perbuatannya menculikku. Kenapa sebanyak-banyak perempuan disana dia lebih memilih diriku. Aku tidak habis pikir kenapa. Seingatku, aku sedang bersama teman-temanku dalam sebuah pesta ulang tahun. Dan tiba-tiba pemandanganku kabur, akupun ambruk kelantai tidak sadarkan diri.
Aku terbangun dalam keadaan terikat di bawah sebuah pohon. Tidak ada sesiapapun disana, tidak kelihatan orang atau kelompok yang menculikku. Cuma pepohonan rimbun terbentang dibawah gelap malam. Entah sudah berapa jam aku disini, karena jam tangan dan hp ku ternyata diambil sama mereka yang menculikku. Perbuatan yang disengaja tentunya agar aku tidak mengetahui waktu dan posisi yang entah berada dimana aku sekarang ini. Untunglah aku tidak apa-apa, diriku ternyata hanya sekedar terikat ditangan dan dikaki.
Aku masih bersyukur aku tidak dijahatin, sesuatu yang sangat mengerikan bagi kaum hawa memang terbayang, tapi Tuhan masih melindungiku kini. Entah apa yang terjadi sama dia yang menculikku. Tapi siapa yang melakukan ini?. Aku berpikir sambil berusaha melepaskan ikatan yang mengikat kaki dan tanganku.
Setelah bisa melepaskan diri aku berlari memilih kearah yang aku anggap benar walau aku tidak tahu kemana ujung dari jalan ini.

“Alhamdulillah… Ada sinar terang di salah satu ujung jalan”, gumamku. Aku berlari keluar dari tempat persembunyian di balik sebuah pohon besar. Aku berlari menggapai pinggir aspal sambil melambaikan tanganku yang sudah lemas berkali-kali agar si pengemudi jelas melihatku dalam kegelapan. Aku berharap dia tidak ketakutan menganggap aku hantu atau setan yang mengganggu perjalanannya.

“Mas… Pak… Tolong… Tolong…”, aku teriak disaat mobil sedannya melintas didepanku. Aku tidak yakin kalau orang itu tidak melihatku tapi kenyataannya dia tetap melaju begitu saja. Aku yakin si pengemudi tidak mahu mengambil resiko dengan berhenti dan menolong seorang wanita ditengah malam begini.

Aku sadar aku dalam bahaya besar kini. Tapi untunglah ternyata dikejauhan aku mendengar suara rem mobil tadi berderit berhenti. Ya berhenti berdiam diri, mungkin mengharapkan aku berlari kesana.
Aku berlari sebisanya mengejar dimana mobil itu berhenti, mobil berkaca gelap dan aku tidak bisa melihat kedalam mobil, tidak bisa melihat si pengemudi.
Aku sudah berdiri disamping mobil, berharap dia menurunkan kaca mobilnya., sampai setengah menit masih belum juga membuka kaca. Dengan memberanikan diri aku mengetuk jendela kaca mobil itu

“Tok Tok Tok…”

Sejurus kemudian kaca mobil itupun terbuka dan menampakkan sang pengemudi yang ternyata aku kenal tapi tidak kenal. Maksudnya aku tahu orang ini tapi tidak pernah mengenalinya, dia adalah lelaki bisu si penjual bunga yang sering menyapa setiap orang komplek yang melewati depan gerainya. Walau hanya sekadar tersenyum…

“Kenalan Yuk”, sapanya tanpa memperdulikan keadaanku…

“Maafkan aku telah menculikmu”

“Sekarang aku ingin mengantarkan kamu pulang”, sapanya tanpa merasa bersalah….

“Oh my God”, teriakku….

Tutup Akhir Tahun

Kesan buat tahun 2012 adalah sebaik-baik kesan yang pernah ada pada torehan hari-hari sepanjang tahun ini. Tidak fair jika dikatakan kesan yang ada menjadi sejelek-jelek kesan yang pernah ada hari perharinya. Bingungkan? ya tidak usah terlalu dipikirkan.

Dua belas bulan kini telah berlalu, besok telah memasuki penghujung tahun hari pemungkas akhir tahun yang konon pernah diramal menjadi bulan dan tahun akhir dari dunia alias hari kiamat. Syukur tidak terbukti dan sebelumnya dari awal memang sudah banyak yang akan menyangkal ramalan itu dengan berbagai aspek aspek agama, lingkungan sampai ilmu pengetahuan.

Berakhirnya tahun 2012 ini juga menandakan berakhirnya kekayaan berbagai kombinasi tanggal bulan dan tahun cantik. Angka 12 pada tahun 2012 merupakan angka untuk bulan Desember yang mempunyai urutan ke dua belas yang bisa di kombinasikan dengan tanggal 12 dan tahun 2012 itu sendiri, dengan penulisan 12-12-2012 atau 12-12-12, atau masih beberapa kombinasi lain lagi yang masih memungkinkan.
2013? Sayangnya tidak ada bulan ke tiga belas, kecuali untuk beberapa instansi perusahan terkait atau beberapa perusahan swasta yang baik hati sering memberikan gaji ke tiga belas. kalau terkait bulan di kalender, hanya mempunyai bulan sampai dengan yang ke dua belas aja.
Setelah dihitung-hitung, diremuk-remukin, ditela’ah, dibanting, dipungut kembali, dibaca, dikombi-kombinasikan ternyata hanya ada satu kombinasi yang bisa dibilang kombinasi cantik nanti yaitu kombinasi tanggal 11-12-2013 atau 11-12-13. Cuma sayangnya tanggal segitu jatuh di hari Rabu. Sayang yahh tidak jatuh pada week end.
Anyway, yang mau ngadain rencana resepsi masih bolehlah kalau suka dengan pertanggalan cantik, biar punya memori khusus katanya, gak perduli jatuhnya pada hari Rabu atau nggak, yang penting tanggal cantik.

Tapi perlu di ingat, kalau semua hari adalah hari baik. Bagaimana kita bersikap dan mempunyai pikiran positif terhadap segala sesuatunya, terhadap lingkungan, terhadap hari, terhadap teman, keluarga, terhadap orang yang disayangi, terhadap Tuhan tentunya.

Good Bye 2012 dengan segala cerita yang sudah terjadi…
Happy New Year
Welcome 2013….

chicago fire

ada lagi drama action yg layak diikutin setiap episodenya sekarang. sampai saat ini baru sampai di episode 10 pada season perdananya.
chicago fire, kisah tentang tim pemadam kebakaran di kota chicago dengan berbagai kisah hidup seharian mereka, konflik dan asmara tentunya, tentang penghargaan masyarakat terhadap mereka, tentang dedikasi, tentang komitmen dan disiplin, dan terakhir tentang usaha keselamatan dari bahaya kebakaran dan kecelakaan yang mungkin tanpa pamrih…

chicago fire
chicago fire
dawson dan shay... suka deh keduanya
dawson dan shay… suka deh keduanya
tidak sekedar pemanis dalam cerita
tidak sekedar pemanis dalam cerita

nonton ya… 😉

20 des

sudah lama sekali aku tidak nge post kesini. hari ini tanggal 20 des 2012 atau penulisan uniknya 20122012 aku sempatkan menulis sedikit pada wp ku ini 😀 skr jam 23.45, masih 15 menit lagi untuk pergantian hari ke tanggal 21 des.
tanggal 21 des 12? hari yg dikatakan kiamat oleh bangsa maya yang telah kita banyak baca di berbagai artikel di internet. well… actually kiamat memang sudah dekat tapi bukan besok atau lusa…

yang perlu di ingat adalah kiamat memang sudah dekat, bumi kita sudah tua… dan kita harus sadar dan memahami bahwa perlu persiapan yg tidak sekedar cukup untuk menghadapi hari itu nanti.

see you 20122012… kita tidak akan pernah bertemu lagi…

lolypop always sweet forever®

aku mau kembali

ahhh tidak tahu harus kemana kaki ini akan kubawa. tidak mengerti tidak mengerti dan tidak mengerti.
aku selalu tidak mengerti dengan isi kepala seorang wanita. kadang begini dan kadang begitu..ya tidak semua wanita mungkin seperti ini. disini aku menceritakan tentang wanitaku.
setelah semuanya terjadi, aku memutuskan untuk kembali walau tidak dengan bahasa langsung tapi aku tahu kalau dia tahu dan dia tahu kalau aku tahu. tapi dia menolaknya dengan bahasa yang dia tahu kalau aku tahu dengan alasan katanya sudah capek hati dan kemudian mengatakan aku itu complicated. artinya dia tak menginginkan aku kembali.
dari sejak saat itu aku menghilang. tidak ada yang bisa aku harapkan lagi karena dia menolak untuk kembalinya diriku. aku menghilang bagai angin dalam udara tipis kutub.
setelah aku menghilang selama dua hari tanpa jejak,,,
kini dengan bahasa yang dia tahu aku tahu dan aku tahu bahwa dia tahu,dia mengatakan kalau aku tidak perlu sembunyi. karena tanpa aku sembunyipun dia telah merasa sakit.
oh Tuhan… maksudnya apa… dia mau aku tetap exist melihat kegiatan dia yang berjalan sedangkan aku tanpa kata-kata berdiam diri menahan?

memberikan saran pada orang lain memang sangat gampang sekali, tapi disaat kita sendiri mengalaminya sungguh bingung mau melakukan apa.. dan harus bagaimana…

harusnya aku tidak menulis tentang ini lagi… aku sudah tidak mau bersinggungan dengan masalah ini karena untuk menghilangkan segala memori selama ini aja sulit dari kepalaku.
tapi kadang tangan dan jejemariku dominan menekan tuts tuts keyboard ini padahal aku kepalaku sudah hampir mau pecah.
aku mau teriak tapi tak mampu kulakukan sekarang… dimana bisa kuteriakkan?

apa aku harus menelpon? bicara langsung? meminta dengan sangat?
meminta maaf sampai terduduk bersimpuh didepanmu? baru aku bisa kembali? baru kamu mau memaafkanku?
katakanlah kalau tidak maka tidak, kalau iya maka iya. mau kamu bagaimana… kalau kamu bertanya kepadaku sungguh aku mau kembali.