dita

there is a girl, namaya dita. dengan segala kelebihan dan kekurangannya ntah kenapa aku menyukainya, biarpun ada orang yang mengatakan dia begini atau dia begitu, aku tetap aja suka. bagiku dia bagai bulan dimalam hari selalu menyinari dengan sinar lembutnya dalam malam yang gelap gulita, sinarnya memang tidak sangat menerangi seperti matahari, tapi sinarnya tidak pernah memberikan kekerasan dan kesakitan, sinarnya sejuk dan lembut dimataku, membuat damai selalu dihati. dia memang selalu melihat kelangit mengintip tentang bulan dan bintang di setiap malam. dia sedih jika bulan dan bintang nya di sembunyikan oleh awan gelap yang hitam, dia akan selalu berdoa agar hujan segera menjatuhkan seluruh airnya ke bumi agar awan segera tidak mendung kembali dan bulan dengan senyumnya menghiasi langit serta bintang yang bertebaran menjadikan lagit indah membuat malam menjadi nyaman. aku mengenalnya sejak awal maret 2010 yang lalu, banyak yang aku tidak tahu kemudian menjadi tahu sejak aku berteman dengannya. dia selain sahabat ya seperti guru juga dan aku selalu banyak belajar darinya. sangat nyaman untuk selalu dekat dengannya, tawanya… manjanya… cerita2 lucu darinya… dan kadang diamnya sangat aku rindukan sekarang. yang aku sesalkan adalah aku tidak pernah bisa memegang tangannya sebentarpun… aku maauuu… tapi sepertinya tetap tidak mungkin..

tapi kini ada yang tersulit dalam hidupku… dan semakiinn sulit…

Leave a comment